Fakta-fakta Tentang Film Joker

Film

Banyak dibenci tapi banyak pula mempunyai fans setia, kira-kira demikianlah gambaran karakter villain yang dibentuk oleh DC. Berhasil meraup jumlah penonton dalam film Suicide Squad di tahun 2016 lalu, Warner Bros telah menyiapkan film tentang villain yang akan segera tayang di tahun ini, tepatnya di Bulan Oktober, yaitu film Joker. Sebagai pemeran utamanya adalah actor jempolan Joaquin Phoenix. Nah, sebelum menyaksikannya beberapa minggu ke depan, berikut ini adalah fakta-fakta menariknya.

Fakta-fakta unik film Joker

Anda terkesan dan nge-fans dengan villain paling aneh, jenius, sekaligus diliputi humor gelap ini? Ketahui dulu fakta-faktanya sebelum nonton film-nya.

Joaquin tidak mau jadi superhero

Aktor yang satu ini terkenal cukup idealis dan selektif dalam memilih peran-peran yang akan dibawakannya. Phoenix memang telah membintangi film-film berkualitas sehingga tak sekali Marvel menawarkan peran kepadanya, yaitu sebagai Dr. Strange atau Bruce Banner. Sesuai prinsipnya, Phoenix menolak tawaran tersebut karena kurang menyukai konsep sequel pada film. Di lain pihak actor tampan ini justru berharap untuk bisa memerankan tokoh character study pada karakter villain. Film ini dapat dibilang merupakan keinginan Phoenix yang terwujud.

Low budget

Tahukah Anda kalau film Joker ini berbiaya rendah? Bila Suicide Squad digarap dengan anggaran US$ 175 juta dan Justice League hingga menghabiskan biaya sampai US$ 300 juta, film Joker hanya mempunyai anggaran sebesar US$ 55 juta.

Tidak akan menampilkan Batman

Film solo Joker ini tidak akan menampilkan karakter Batman sama sekali dalam tampilan sebagaimana yang kita lihat selama ini. Meski demikian Joker memang tak dapat dipisahkan dari musuh abadinya tersebut. Film ini lebih kepada latar belakang Arthur Flekc atau alter ego dari Joker hingga dia memutuskan untuk bersembunyi dalam karakter badut yang seram itu. Jadi bagi Anda yang mengharapkan akan ada adegan duel Joker VS Batman dalam film tersebut, sayang sekali bahwa ini tak akan terjadi.

Batman memang akan muncul di sini, namun sebagai Bruce Wayne yang masih anak-anak. Actor pemerannya adalah Dante Pereira-Olson yang juga cukup populer sebagai actor anak-anak yang telah bermain dalam beberapa film. Nah, hingga sekarang masih belum dibocorkan bagaimana akhirnya keduanya dapat bertemu.

Terinpsirasi film lawas

Siapa sangka bahwa film Joker ini terinspirasi dari film tahun 80-an, yaitu The King of Comedy. Film ini adalah karya Martin Scorsese yang dirilis di tahun 1983. Pada perkembangan kariernya berikutnya, Scorsese sempat menduduki kursi co-produser serta produser eksekutif. Untuk plot cerita Film Joker diambil dari novel klasiknya yang berjudul Batman, The Killing Joke. Awal kemunculan villain yang satu ini juga masih menjadi misteri sebagaimana potongan-potongan adegan yang telah dipublikasikan pada trailernya.

Tak terkait DCEU (DC Extended Universe)

Film solo ini nantinya tak akan berhubungan dengan film-film garapan DCEU. Hal ini tentu saja sesuai kemauan Phoenix yang ogah main film berkelanjutan. Artinya sesukses apa pun film ini nantinya, Phoenix tak mempunyai keharusan untuk melanjutkan perannya dalam film sequel atau mengaitkannya dengan timeline Justice League.

Jadi Anda jangan berharap bahwa film ini nantinya bakal diproduksi sekuelnya. Ada dugaan bahwa film-film yang berdiri sendiri seperti ini merupakan strategi bisnis dari DC demi mengalahkan charisma Marvel Universe yang hingga kini tak tertandingi. Setelah sebelumnya diperankan oleh actor watak mendiang Heath Ledger, tentu saja Phoenix mempunyai beban cukup berat untuk memerankan karakter Joker ini.

Read More

Film-film Spin-of Paling Keren

Film

Karakter-karakter yang menonjol dari sebuah film tak jarang ditarik dari film yang asli kemudian dibuatkan film tersendiri. Bisa saja pada film tersebut plot, cerita, hingga konfliknya benar-benar berbeda dari film utamanya. Contohnya, Film Milly dan Mamet dari Ada Apa Dengan Cinta. Tentu saja ini akan memuaskan bagi para fans yang menggemari tokoh tertentu dalam sebuah film. Apakah film spin off berikut ini sesuai dengan selera Anda?

Rekomendasi film spin off Hollywood

Inilah beberapa film spin off Hollywood terbaik yang layak masuk dalam wishlist nonton Anda.

Hobbs and Shaw

Diproduksinya film ini memang diliputi rumor perseteruan antar para aktornya pada franchise Fast & Furious. Meski demikian film ini cukup menghibur terutama dari adegan actionnya yang seru, walaupun tentu mustahil terjadi di dunia nyata.

Minios

Pada film Despicable Me tentu saja karakter Minions sangat menarik perhatian. Makhluk imut berwarna kuning yang kerap memancing tawa ini akhirnya membuat PH yang memproduksi Despicable Me memutuskan membuat spin-off-nya. Film perdananya mendapat sambutanyang cukup baik, namun sayangnya menjadi hambar di film sekuelnya.

Rogue One: A Star Wars Story

Film Star Wars memang sanggup memiliki para fans dari seluruh dunia. Ini termasuk film-film spin off-nya yaitu Hans Solo dan Rogue One: A Star Wars Story. Yang jelas film Rogue One:A Star Wars Story memiliki nasib yang lebih baik dibandingkan film Hans Solo walaupun awalnya tak sedikit yang meragukan keberhasilan film ini. Faktanya spin off tersebut tampil melebihi ekspektasi dan sanggup mengumpulkan angka penjualan tiket yang menggembirakan.

Puss in Boots

Masih ingatkah Anda akan kucing flamboyant pada film Shrek? Bila ya berarti Anda harus menonton film dengan si Kucing cerdik ini sebagai pemeran utama. Dengan pengisi suara masih Antonio Banderas film spin off ini dinilai cukup sukses di pasaran.

Bumblebee

Bumblebee memang sudah tayang di awal tahun 2019 lalu dan berhasil mendapatkan sambutan hangat. Film spin-off ini dapat dibilang angin segar di tengah kritikan tentang anjloknya kualitas film Transformers seiring berjalannya waktu. Karakter robot berwarna kuning yang bisu ini justru menjadi yang terbaik dibandingkan film utamanya.

U.S Marshals

Film The Fugitive memang sudah cukup lama ditayangkan. Meski begitu film ini akan mengingatkan kita saat menonton spin off-nya yaitu U.S Marshals yang dikembangkan dari film tersebut. Hasilnya film ini cukup laris di kalangan penggemar nonton. Memang ada nama besar actor legendaries Tommy Lee Jones di sana yang pasti menjadi daya tarik. Nah, bila Anda belum pernah menonton U.S Marshals tak ada salahnya mulai berburu film tersebut untuk melihat acting Robert Downey Jr. muda yang tentunya juga memikat.

Deadpool

Siapa sangka film superhero paling absur ini merupakan spin-off dari film Marvel yaitu X-Men. Memang Deadpool hanya tampil sekilas pada film-film X-Men, tapi banyak yang berpendapat bahwa film yang diperankan oleh actor Ryan Reynolds ini mempunyai plot cerita yang lebih jelas dibandingkan X-Men sendiri. Selain Deadpool, X-Men memang cukup banyak memiliki spin off, misalnya Wolverine dan Dark Phoenix

Creed

Film ini terinspirasi dari film Rocky Balboa yang diperankan oleh Sylvester Stalone. Tentu saja di sini Stalone tak lagi tampil sebagai karakter Rocky sebagaimana di masa mudanya, namun actor ini tetap merealisasikan ide-idenya dengan memproduksi film berjudul Creed. Film ini sudah jelas masih berkaitan dengan dunia tinju dan memiliki alur yang cukup baik. Yang mana favorit Anda?

Read More

Pertama Kali Mengajak Buah Hati ke Bioskop

Film

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk momen family time bersama keluarga. Salah satunya adalah dengan menonton film di bioskop. Apalagi bila mama dan papa adalah sama-sama penggemar nonton film, tentunya tak sabar untuk bisa mengajak buah hati melakukan hobby tersebut bersama-sama. Menonton film di bioskop bagi si kecil juga bisa menjadi pengalaman yang cukup seru. Tapi tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar aktivitas tersebut dapat berjalan nyaman dan menyenangkan.

Tips mengajak anak nonton bioskop

Jangan lupa persiapkan beberapa hal berikut sebelum mengajak buah hati ke bioskop:

Umur

Bila anak masih terlalu kecil, apalagi masih bayi, sebaiknya tunda dulu keinginan untuk mengajaknya ke bioskop. Perlu diketahui bayi masih belum mempunyai system pendengaran yang sempurna karena masih dalam proses perkembangan. Usia paling kecil untuk membawa anak nonton film adalah di atas 2 tahun. Pada umur tersebut mereka sudah mengerti perintah sederhana dan sebelumnya Anda bisa memberitahu untuk tidak merasa takut di dalam bioskop karena suasanya yang gelap.

Kebijakan bioskop

Tak semua bioskop mengizinkan untuk membawa anak-anak nonton film. Jadi agar tiket yang sudah dibeli tak mubazir sebaiknya tanyakan lebih dulu berbagai kebijakan bioskop.

Memilih film untuk anak

Tentu saja Anda tak bisa sembarangan dalam memilih film bila ingin membawa si kecil nonton. Film yang dapat dipilih adalah yang berkategori semua umur, misalnya film animasi atau film anak yang sedang trend. Orangtua juga harus jeli memilih karena tak sedikit film berkategori anak atau keluarga tapi memuat adegan yang mungkin membuat buah hati tidak nyaman.

Memilih waktu

Ajak si kecil nonton film di waktu yang tepat, misalnya bukan di jam tidur mereka agar tidak rewel dan menangis di bioskop. Tentu saja ini akan membuat penonton yang lain kurang nyaman.

Tempat duduk

Anak-anak mungkin akan lebih sering ke toilet dibandingkan orang dewasa. Karena itu sebaiknya pilih tempat duduk di dekat tangga agar tidak mengganggu orang lain.

Rekomendasi film anak  yang tayang di 2019

Nah, inilah beberapa film anak yang akan tayang mulai Bulan September 2019 sampai akhir tahun yang dapat menjadi referensi Anda.

Spies in Disguise

Dunia tiba-tiba berada dalam bahaya saat terjadi sesuatu yang tanpa diduga. Hal ini memaksa mata-mata paling hebat di dunia, Lance Sterling untuk bermitra dengan Walter, si teknisi hebat pencipta perangkat gadget canggih demi menyelamatkan dunia. Film animasi ini tak hanya mempunyai jalan cerita yang seru tapi juga lucu.

The Addams Family

Film ini merupakan adaptasi dari komik yang berjudul sama. Keluarga yang awalnya sebagaimana keluarga menengah biasa di Amerika tiba-tiba harus mengekspos kehidupannya kepada khalayak ramai. Ini terjadi gara-gara keserakahan seorang pembawa acara reality tv. Bioskop Indonesia mulai menayangkan film ini di layar lebar pada 10 Oktober.

Sonic the Hedgehog

Anak-anak pasti sudah tak asing lagi kengan karakter kartun si Landak berwarna biru ini. Pada film layar lebarnya Sonic harus berpetualang demi melawan si Jahat, Dr. Robotnik. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia di Bulan November 2019.

Star Wars: Episode IX

Bila Anda dan buah hati fans sejati film Star Wars jangan lewatkan untuk menyaksikan Episode ke IX yang akan ditayangkan pada Bulan Desember untuk menyambut liburan Natal dan tahun baru.

Read More

Fakta-fakta film The Exocet

Film

Tak sia-sia menanti cukup lama, para penggagas film bergenre biopic yang mengisahkan kehidupan atlet Ellyas Pical, si Petinju legendaries Indonesia itu akhirnya bisa merasa lega karena film ini dapat direalisasikan. Semua yang terlibat dalam produksi film ini juga telah menggelar konferensi pers pada Senin (15/7) lalu, dan proses syuting akan mulai dilakukan di akhir Juli 2019 ini. Film dengan judul The Exocet ini adalah besutan sutradara Robby Ertanto dan dibintangi actor muda yang populer Jefri Nichol.

Sayangnya belum sampai seminggu pasca konferensi pers, produksi film ini harus terganjal berita yang kurang sedap, yaitu tertangkapnya actor pemeran utama film tersebut. Jefri Nichol diketahui tertangkap basah tengah menggunakan narkoba oleh pihak kepolisian. Seperti belum cukup tertimpa musibah, hanya beberapa saat kemudian, sang sutradara juga turut tersandung kasus yang sama.

Meski demikian tampaknya ketertarikan akan film ini bagi beberapa orang tidak berkurang. Bila Anda termasuk salah satu di antaranya, berikut ini adalah fakta-fakta yang perlu Anda ketahui tentang film The Exocet.

Fakta-fakta tentang film biopic The Exocet

Sebelum menyaksikannya di layar kaca, inilah beberapa fakta yang berhubungan dengan produksi film tersebut.

1. Sebagai film biopic, tentu plot cerita film ini terutama mengisahkan tentang perjuangan Ellyas Pical mencapai raihan terbesarnya yaitu  menjadi juara dunia.

Petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical sebagaimana yang kita ketahui sukses menyabet gelar juara International Boxing Federation pada tahun 1985. Pada waktu itu, petinju kebanggaan Indonesia ini menjadi juara pada kelas bantam junior.

Yang menginspirasi judul film ini, The Exocet, adalah nama sebuah rudal Prancis yang terkenal di tahun 1980, karena dapat meluncur cepat. Yang memberi julukan tersebut kepada Ellyas Pical sebenarnya adalah media asing.

2. Alasan pemilihan aktor Jefri Nichol sebagai pemeran utama film The Exocet

Hal ini memang cukup manarik perhatian dan pertanyaan mengapa Jefri Nichol yang dipilih untuk membawakan karakter Ellyas Pical. Pada konferensi pers Juli lalu, Sutradara Robby Ertanto mengaku dirinya memiliki alasan tersendiri dalam memilih Jefri. Ternyata ini karena Jefri mempunyai minat yang cukup besar akan cerita hidup Ellyas Pical.

3. Totalitas Jefri membawakan peranEllyas Pical patut diapresiasi.

 Tak sekedar tertarik dengan kisah hidup Ellyas Pical, Jefri diketahui tak main-main dalam mempersiapkan diri memerankan sosok atlet tinju legenda Indonesia tersebut. Demi totalitas dalam mendalami karakter Ellyas, actor yang banyak mempunyai fans gadis remaja ini sampai harus melakukan diet demi menurunkan berat badannya. Selain itu actor 20 tahun ini juga harus rela mengubah gaya rambut menjadi keriting sebagaimana penampilan Ellyas Pical muda.

4. Perjuangan delapan tahun berburu investor

Faktanya film biopic tentang Ellyas Pical telah digagas cukup lama, tepatnya 8 tahun yang lalu. Namun hal ini sulit direalisasikan karena belum ada investor yang bersedia mengucurkan dana dalam proyek film yang bisa dibilang idealis tersebut. Setelah delapan tahun akhirnya ada titik terang dan film The Exocet akan seger diproduksi namun kembali terkendala karena motor utama produksi harus berurusan dengan kepolisian.

5. Bagaimana kelanjutan produksi Film The Exocet setelah actor pemeran utama dan sutradaranya tertangkap karena narkoba.

Film biopic ini seharusnya memulai proses syuting di tanggal 24 Juli 2019 lalu. Rencananya The Exocet akan melakukan pengambilan gambar di 3 lokasi yang berbeda-beda, mulai dari Ibukota, Maluku, hingga negeri ginseng, Korea Selatan. Tapi sayangnya karena kasus narkoba yang menjerat Jefri dan Robby kemungkinan besar produksi film ini akan kembali tertunda. Ellyas Pical sendiri belum berkomentar pada media terkait masalah tersebut.

Read More